Tags

, , ,

Nyeri kaki merupakan gejala yang sering ditemukan di masyarakat dan pusat kesehatan. Nyeri kaki mengacu pada setiap jenis rasa sakit yang terjadi antara tumit dan panggul. Ada banyak penyebab nyeri kaki, dan tidak semuanya disebabkan oleh masalah yang berasal dari kaki. Secara umum, masyarakat masih menganggap nyeri kaki sebatas nyeri sepele yang disebabkan oleh kelelahan, rematik biasa dan kekakuan otot. Nyeri kaki saat berjalan dan berangsur berkurang saat istirahat terutama pada orang dengan umur di atas 40 tahun, perokok, hipertensi dan diabetes melitus perlu diperhatikan itu suatu tanda kardinal penyakit arteri perifer. Gejala ini disebut sebagai klaudikasio intermitten. Pembuluh darah arteri memiliki fungsi menyalurkan darah yang kaya oksigen dan nutrisi dari jantung ke organ tubuh lainnya. Ketika aliran pembuluh darah arteri kaki terhambat, kaki tidak menerima sejumlah darah dan oksigen cukup dan kondisi yang mungkin anda alami adalah suatu penyakit arteri perifer.

Secara umum, Peripheral arterial disease (PAD) adalah gangguan aliran suplai darah ke tungkai atas ataupun tungkai bawah, sedangkan secara anatomi, arteri diluar dari arteri besar pada kepala, dan jantung disebut juga arteri perifer. Sehingga sebenarnya penyakit pada arteri di tungkai atas, arteri karotis diluar kepala, arteri mesenterika, dan arteri ginjal dimasukkan juga pada PAD namun sehari-hari yang dimaksud PAD hanyalah melibatkan tungkai bawah.

Penyebab utama PAD adalah arterosklerosis, suatu kelainan pada pembuluh darah yang ditandai dengan penumpukan sel lemak dan sel radang pada dinding pembuluh darah yang menghambat aliran pembuluh darah. Walaupun jantung sering terkena dampak aterosklerosis, tetapi juga terjadi di arteri-arteri perifer lainnya menyebabkan penyakit arteri perifer. Penyebab lainnya adalah thrombosis, emboli, dysplasia fibromuskular, peradangan pembuluh darah (vaskulitis), cedera pada anggota badan, anatomi yang tidak biasa pada ligamen atau otot, atau paparan radiasi.

PAD berhubungan erat dengan risiko penyakit kardiovaskuler mayor seperti penyakit jantung koroner dan stroke. Oleh karena itu, pengenalan awal (skreening) di pusat kesehatan primer/puskesmas dan pemeriksaan medis lanjutan adalah keharusan pada pasien dengan klaudikasio intermitten dan atau disertai faktor resiko lainnya seperti umur di atas 40 tahun, perokok, hipertensi dan diabetes melitus.