Tags

, , , ,

Mengenal Lapisan Tubuh Spiritual

Secara ilmiah dan biologis tubuh kita tersusun atas beberapa system organ, organ, jaringan dan jutaan sel yang tampak oleh mata kita baik dengan bantuan mikroskop. Dari luar secara kasat mata, tubuh kita terdiri atas kulit, rambut, mata, mulut, tangan, kaki dan sebagainya. Itu kita ketahui karena kita memiliki mata untuk melihat. Bagaimana halnya dengan orang buta sejak lahir? Tentu bagi mereka seorang manusia adalah suatu bentuk tertentu dan suara tertentu yang dihasilkan oleh indria-indria mereka.

Selain mahkluk biologis, manusia merupakan mahkluk sosial dan spiritual. Manusia sebagai mahkluk biologis tentu memiliki susunan tubuh/ anatomi tertentu seperti diutarakan diatas. Manusia sebagai mahkluk sosial  juga memiliki anatomi sosial. Pembagian ini sebagaimana sudut pandangan kita melihat. Susunan tubuh secara sosial tidak kita bahas dalam artikel ini. Bagaimana dengan susunan anatomi tubuh secara spiritual? Ini tergantung pada agama dan kepercayaan masing-masing manusia. Dalam filsafat Hindu tubuh manusia terdiri atas badan kasar (Sthula sarira) dan badan halus (sukma sarira)/sang roh/jiwa/atman. Badan kasar adalah badan yang kita lihat secara kasar dan bila dianalogikan sama dengan badan biologis yang sudah kita ketahui. Dalam artikel ini penulis membahas lapisan/sarung tubuh spiritual yang membungkus Jiwa/roh/atman kita dari sudut pandang Hindu seperti yang tertulis dalam Weda dan Upanisad. Sarung tubuh spiritual ini dikenal dengan istilah Panca Maya Kosa. Panca Maya Kosa adalah lima lapisan badan spiritual manusia. Sistem ini juga terkenal dalam Yoga secara universal.

Sesuai dengan namanya, panca maya kosa adalah lima lapisan tubuh spiritual yang membungkuns badan manusia. Penjelasan tentang panca maya kosa ini diuraikan secara indah dalam upanisad. Kelima panca maya kosa tersebut adalah sebagai berikut.

Annamaya kosa

Lapisan badan ini merupakan lapisan paling luar dari tubuh yang terbentuk dan tumbuh dari makanan. Lapisan badan ini juga dikenal sebagai badan kasar (sthula sarira)/badan biologis kita. Dalam filsafat Hindu, komponen annamaya kosa terdiri atas kelima alat pengamatan/persepsi dan kelima alat untuk bereaksi atau bertindak yaitu jnana indriya dan karma indriya. Kerangka badan, otot, tulang dan semua organ yang bersifat nyata pada tubuh manusia merupakan lapisan annamaya kosa.

Pranamaya kosa

Berdampingan dengan annamaya kosa adalah pranamaya kosa sebagai sarung vital. Lapisan inilah yang memberikan nafas/energi yang menggerakkan lapisan annamaya kosa karena lapisan ini merupakan lapisan nafas atau prana/energi.

Manomaya kosa

Sesuai dengan katanya manomaya kosa adalah lapisan manah/pikiran yang membungkus jiwa/atman yang lebih dalam dari pranamaya kosa. Sarung ini juga disebut sarung kekuatan mental atau sarung susunan psikis.

Vijnanamaya kosa

Lebih dalam lagi adalah lapisan vijnanamaya kosa yaitu lapisan sarung pengertian atau sarung pengetahuan sejati yang membungkus jiwa yang berupa akal budi. Pengetahuan ini adalah pengetahuan sang diri sejati/Jiwatman. Lapisan ini bisa dibilang sebagai kapsul yang paling kecil membungkus ananda maya kosa yaitu pengertian transenden sedangkan ananda maya kosa sendiri merupakan kebahagiaan transenden.

Anandamaya kosa

Lapisan inilah yang paling dalam membungkus dan paling dekat dengan sang diri sejati/Jiwatman. Lapisan ini adalah himpunan dari sejumlah kondisi kebahagiaan/kebahagiaan transenden.

Kedua lapisan terakhir yaitu Vijnanamaya kosa dan anandamaya kosa bersifat non material atau non prakerti. Keduanya berada bersama dalam arti bahwa yang satu tak dapat dipisahkan dari yang lainnya. Diantara kelima kosa tersebut merupakan lapisan yang saling ketergantungan satu sama lain dan saling bereaksi. Pranamaya kosa atau sarung daya vital menghubungkan manomaya kosa dengan annamaya kosa dan begitu pula manomaya kosa juga menghubungkan annamaya kosa dan pranamaya kosa dengan vijnanamaya kosa dan anandamaya kosa. Jadi manomaya kosa berdiri diantara kosa-kosa yang bersifat prakrti dan non prakrti/purusa. Manamaya kosa merupakan garis perbatasan diantara keduanya. Jadi manomaya kosa/pikiran sangat penting peranannya dalam mengelola spiritual anda. Dalam hal ini pikiran yang memberikan arah kemajuan spiritual.

Pengetahuan tentang panca maya kosa sangat penting peranannya dalam praktek yoga secara universal. Dan ini adalah syarat mutlak untuk mencapai tujuan yoga yaitu mencapai suatu kebahagiaan yang transenden/Samadhi. Sama halnya dengan seorang dokter harus menguasai sistem anatomi tubuh seorang manusia sebelum anda menjadi seorang dokter sejati.